Info update
Loading...
Minggu, 14 Februari 2016

Kesadaran Berlalulintas Rendah, Angka Kecelakaan Meningkat

Tarakan-KALTARA POST, Meningkatnya angka kecelakaan dalam kasus berlalulintas di Kota Tarakan karena kesadaran minim tentang keselamatan jiwa. Bisa di bayangkan kalau dalam sehari bisa mencapai antara 5 sampai 7 kali kecelakaan berlalu lintas, seperti tabrakan, terjatuh, hal ini disebabkan karena beberapa faktor. Kesadaran masyarakat pada umumnya masih kurang. Pada hal dalam berlalulintas perlu ada kehati-hatian karena menyangkut keselamatan nyawa manusia.

Karena seringnya terjadi kecelakaan karena diawali adanya pelanggaran yang dilakukan pengendara, ujar Kasat Lantas Polres Tarakan, AKP Chindi Helyadi, Senin 15/2 kepada wartawan Harian Kaltara Post. Lebih jauh dikatakannya bahwa untuk saat ini masyarakat Tarakan perlu dikatrol pemahamannya tentang berlalulintas. Banyak diantara mereka kurang peduli saat berkendara. Akibatnya orang lain mengalami kecelakaan. Selain itu kata dia, karena banyaknya angka pelanggaran berlalulintas yang didominasi anak-anak SMP. Mereka terlalu memaksakan naik kendaraan roda dua ke sekolah pada hal secara legalitas mereka belum bisa. Akibatnya banyak yang mengalami kecelakaan dan sering mengakibatkan orang lain juga ikut celaka. Sering mereka menabrak karena belum bisa menguasai kendaraannya. Diperparah lagi karena para orang tua yang mengisinkan anaknya naik motor ke Sekolah, yang semetinya belum bisa, papar AKP Chindi Helyadi
Pada hal sudah berbagai upaya dari pihak lakalantas Polres Tarakan bersama jajarannya rutin memberikan penyuluhan ke sekolah. Termasuk untuk anak sekolah yang masih SMP dilarang keras memakai motor selain karena belum memiliki SIM juga karena belum pahamnya terhadap rambu-rambu lalulintas dan ini pelanggaran jika tidak di indahkan. Untuk itu, pihaknya sangat berharap agar kesadaran para orang tua untuk secara bersama-sama menjaga dan memberikan pemahaman terhadap anak-anaknya. Kita bisa melarang naik motor sendirian demi keselamatan bersama. Seringnya seseorang dapat kecelakaan berawal dari melakukan pelanggaran. Itulah sebabnya kepolisisan khususnya Kasat Lantas Polres Tarakan AKP Chindi Helyadi yang selalu memberikan himbauan kepada masyarakat, khususnya para orang tua agar bisa menjaga sekaligus melarang anak-anaknya naik motor sebelum memiliki SIM, termasuk didalamnya memakai kendaraan yang tidak lengkap seperti kaca spion, STNK apalagi yang belum memiliki SIM, tandasnya.

Seperti kejadian tadi, Senin 15/2 dimana pengendara motor Kawazaki Ninja R yang dengan Nomor Plat KT 2593 FF tidak memakai helm dan pas lampu merah. Akhirnya salah seorang petugas lalulintas Polres Tarakan Bripda Rahmat Arif yang sedang bertugas dijalan, lalu menghampirinya. Namun pengendara motor tersebut merasa terdesak akhirnya terjadi kejar-kejaran dengan petugas. Pengendara motor bernama Tony Hartono (34) alamat Kampung 1 akhirnya menyerah. Apalagi yang bersangkutan setelah di bawa ke Polres, Tony Hartono kedapatan membawa dua bungkus kecil Sabu yang disembunyikan di dompet dan di balik batu betterei selulernya. Tony dari arah jalan Gajah Mada tidak pakai Helem termasuk surat STNK dan SIM, ujar Bripda Rahmat Arif yang berhasil mengendusnya saat Tony mengendari Kawazaki Ninjanya tanpa Helem. Bahkan mencoba petugas adu nyali dengan melarikan diri dijalan Raya. Walaupun Tony mengelak bahwa 2 bungkus kecil Sabu yang didapat dalam tasnya, tapi Polisi punya alasan untuk menahannya karena pelanggaran yang bersangkutan. Mereka pakai motor tanpa Helem, tanpa SIM, tanpa STNK apalagi yang bersangkutan melarikan diri dan di kejar salah seorang petugas kami, ujar Kasat Lantas. Mengenai bungkusan kecil yang ada di Hp nya yang diduga kuat adalah Sabu-Sabu yang tak mau diakuinya, silahkan saja di konfirmasi ke bagian Narkoba. Kita hanya menangani pelanggaran lalulintasnya. Sementara Kasat Lantas Polres Tarakan AKP Chindi Helyadi mengatakan bahwa kecelakaan lalulintas berawal dari adanya pelanggaran. Untuk itu menurut Kasat Lantas kesadaran perlu bagi masyarakat. Karena ini menyangkut keselamatan nyawa manusia (Kdr)

0 komentar :

Posting Komentar

Back To Top