Info update
Loading...
Jumat, 28 November 2025

Ketua IWO Luwu Raya, Desak APH Jaga Integritas dan Kawal Tuntas Proyek Jembatan Malutu, Desa Posi.

Ketua IWO Kab Luwu, Jumardi.

LUWU (MEDIA INDONESIA HEBAT) Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Luwu Raya, Jumardi, mengeluarkan pernyataan keras yang menyorot langsung kinerja aparat penegak hukum (APH) dalam mengawal proyek Jembatan Malutu, Desa Posi, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu. Ia menegaskan bahwa publik sudah lelah dengan pola pengawasan yang setengah hati dan meminta APH bertindak profesional tanpa toleransi terhadap dugaan pelanggaran.

Dalam pernyataannya, Jumardi menegaskan bahwa persoalan Jembatan Malutu bukan hanya masalah teknis, tetapi indikasi lemahnya kontrol dan potensi pembiaran.

“APH Luwu jangan main mata dengan siapapun. Proyek Jembatan Malutu harus dikawal serius. Jangan sampai fungsi pengawasan hanya formalitas, sementara kualitas pekerjaan jauh dari harapan warga,” tegas Jumardi.

Ia menilai, viral nya video kerusakan jembatan beberapa waktu lalu adalah bukti bahwa ada sesuatu yang tidak beres sejak awal. Menurutnya, jika pengawasan dilakukan secara benar, masyarakat tidak perlu dibuat cemas dengan konstruksi yang terlihat mencurigakan.

“Jembatan itu urat nadi warga. Kalau dari awal saja sudah muncul keluhan, berarti ada proses yang tidak beres. Dan itu harus menjadi alarm keras bagi APH untuk tidak hanya datang melihat, tapi melakukan tindakan konkret,” ujarnya.

Jumardi juga menyinggung soal integritas dan keberanian APH dalam menangani kasus-kasus yang menyangkut kepentingan publik. Ia menekankan bahwa kebutuhan masyarakat jauh lebih penting daripada kenyamanan pihak tertentu yang mungkin terlibat dalam proyek.

“Publik ingin melihat keberanian APH menegakkan aturan. Kalau ada indikasi penyimpangan, tindak. Jangan tunggu tekanan publik baru bergerak. Integritas itu ditunjukkan lewat tindakan, bukan seremonial,” tambahnya.

Masyarakat Malutu dan sekitarnya disebutnya sudah cukup sabar, namun kesabaran itu tidak boleh disalahartikan sebagai kelengahan. Mereka membutuhkan jembatan yang benar-benar aman, bukan proyek yang penuh tanda tanya.

“Warga sudah jelas meminta agar proyek ini dikawal ketat. Jika APH tidak tegas, kepercayaan publik semakin runtuh. Jangan sampai jembatan ini menjadi contoh kegagalan pengawasan di Luwu,” tegas Jumardi.

IWO Luwu Raya, lanjutnya, akan terus melakukan pemantauan independen dan menyampaikan setiap temuan ke publik sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial.

“Kami tidak akan diam. Ini menyangkut keselamatan warga. Kalau ada yang coba-coba bermain, kami akan angkat ke permukaan,” tutupnya.

Dengan pernyataan keras ini, IWO Luwu Raya berharap APH bertindak tanpa kompromi, memastikan proyek Jembatan Malutu dikerjakan sesuai standar, transparan, dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang menggantungkan aktivitas sehari-harinya pada jembatan tersebut.(RED/MIH/KS)

0 komentar :

Posting Komentar

Back To Top