Anggaran Triliunan, Tidak Menjamin Sejahterakan Rakyat ?
Media Indonesia Hebat, 9-09-2015. Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang ( BBWSPJ ) Provinsi Sulawesi-selatan setiap tahunnya mengololah mata anggaran yang mencapai Rp 1 Triliun. Seperti tahun lalu yakni 2014 BBWSPJ mendapatkan kucuran dana dari pemerintah pusat maupun bantuan dari luar negeri, ungkap salah seorang sumber pegawai yang tak ingin ditulis namanya. Diakuinya untuk tahun 2015 jumlahnya menurun setelah Sulbar pisah dari Sulsel. Yang pasti secara keseluruhan BBWSPJ dianggap menotong memperbaiki hidup dan kesejahteraan masyarakat sulsel. Bahkan keadaan sekarang hampir sama dengan kehidupan masyarakat 10 tahun lampau, tegas sumber sambil merahasiakan namanyaBalai besar wilayah sungai pompengan merupakan perpanjangan pemerintah pusat untuk mempercepat pencapaian pembangunan di sulsel tentu saja imbas terbesarnya kepada rakyat agar kesejahteraannya cepat tercapai lewat hasil pembangunan yang digalakkan pemerintah melalui Balai itu. Namun sejak berdirinya BBWSP kehidupan masyarakat sulsel masih sangat jauh dari harapan. Anggaran yang masuk untuk percepatan pembangunan dan pencapaian segala hasil-hasilnya tidaklah terlalu terasa sampai kini, keadaan rakyat masih seperti 10 tahun keadaan ekonominya. BBWSP hanya menorehkan dan membuat enak bagi kontraktornya, enak bagi pejabat-pejabatnya Balai itu sendiri, ujar warga yang selama ini mengkritisi kenerja Balai Pompengan Jeneberang.
Sedang masyarakat disekitar pembangunan dalam naungan BBWSPJ sudahkah baik hidupnya ? sudah sejahterakah mereka ? Apakah rakyat sulsel secara keseluruhan sudah merasakan dampak pembangunan yang digalakkan Balai ? separti halnya para pejabat yang ada di Balai itu sendiri yang sudah hidup mapan, sejahtera dengan berbagai pasilitas yang didapatkannya? Mengingat mereka punya misi yaitu untuk pencapaian kesejahteraan dan percepatan pembangunan yang ada di sulsel
Ft dok-MIH (Kadir Sijaya)

0 komentar :
Posting Komentar