Info update
Loading...
Sabtu, 19 September 2015

K2 SMA Neg 1 Galut di Pertanyakan

SMA Neg 1 Sampulungan, Galut kini menyisahkan sejumlah masalah. Kasus K2 empat orang , 2 diantaranya dianggap tidak memenuhi pengsyaratan sebagai acuan masa pengabdian seseorang untuk bisa lulus kategori K2. Menurut sumber yang layak dipercaya, bahwa HR dan HL keduanya masa pengabdiannya hanya tahun 2007-2008, padahal semestinya harus 2004. Olehnya itu, yang bersangkutan harusnya diproses hukum apalagi ada banyak yang lebih duluan mengabdi sebagai tenaga honorer namun karena tidak bisa memenuhi pengsyaratan akhirnya tertunda. Yang bersangkutan memang enak karena dia adalah operator yang secara kasat mata gampanglah namanya dimasukkan sekalipun belum bisa. HR dan HL memang adalah operator dan guru di sekolah SMA Neg 1 Sampulungan Galut - Kab Takalar. Kasek, Drs.H Amiruddin saat dikonfirmasi wartawan diruang kerjanya baru-baru ini menyatakan bahwa yang bersangkutan memang ada 4 orang yang lulus K2, namun dirinya tidak tahu menahu tentang masalah anak buahnya itu. Yang pasti bukan dirinya yang membubuhi tanda tangan perihal yang dimaksud, karena dirinya masih mengajar disekolah lain tutur H.Amiruddin
         Disinggung masalah dana BOS SMA Neg 1 Galut, tentang dugaan penyalagunaan anggaran BOS, dimana anggarannya banyak yang direkayasa tentang penggunaannya. Kasek Amiruddin menimpali pertanyaan wartawan lewat pesan singkatnya dengan entengnya dikatakan bahwasanya penggunaan dana BOS sudah sesuai dengan petunjuk juknis. Sementara sumber yang layak dipercaya menyebutkan bahwa dana BOS yang menghampiri Rp 1 millayar itu tidak transfaran bahkan cenderung ditutup-tutupi oleh kasek dan bendaharanya, ujar sumber yang tak ingin ditulis namanya kepada media (Tiem)

0 komentar :

Posting Komentar

Back To Top