Sekda Kota Tarakan Buka Sosialisasi Bahaya Narkoba.
Tarakan- Kaltara Post, Sekda Tarakan DR. HAIRUL M.Kes membuka Asistensi penguatan pembangunan berwawasan anti Narkoba kepada kelompok masyarakat dan Institusi pendidikan di Gedung Balai Kota Tarakan, Selasa 17/2/16.Dalam sambutannya, dikatakan bahwa saat ini peredaran Narkoba dikalangan masyarakat sudah sangat memprihatinkan. Apalagi, sudah masuk dikalangan dunia pendidikan. Ini ancaman serius kepada generasi muda khususnya anak sekolah sudah mengenal namanya Narkoba. Bahkan berawal dari kebiasaan mengisap LEM. Untuk itu, semua elemen terkait dan seluruh masyarakat harus mengawasinya antara pihak sekolah dan orang tua.
Tingkat pencegahannya sangat penting secara dini, tegas sekda Tarakan, H.Khairul. Lebih jauh dikatakan, bahwa Pemerintah Kota Tarakan, menginginkan masyarakat Kota Tarakan bersih dari pergaulan benas dan pemakaian Narkoba.
Dunia pendidikan harus betul-betul dikontrol, termasuk PNS harus jauh dari obat terlarang itu. BNN diharapkan suatu saat kerja sama dengan Pemkot Tarakan agar dilakukan pemeriksaan secara mendadak bagi PNS, bebernya.
Sementara dari Kepala BNN Kota Tarakan, Dr.Hj. AS Dewi, M.Pd menyampaikan didepan peserta bahwa, untuk memerangi masalah Narkoba tidak semata-mata dengan BNN yang di pimpinnya. Melainkan semua unsur baik masyarakat maupun Instansi Pemerintah dan swusta, dan Tokoh Agama. Harus ada gerakan, dar8 berbagai pihak, termasuk Sidak.
Saat ini, Fakta dilapangan bahwa pelajar dikota Tarakan, sudah mulai mengenal barang haram itu. Ini resiko sebagai kota di jalur yang bisa dilewati dengan perairan, perkembangan Kota juga menjadi acuan bagi pengedar maupun pemakai. Kota Tarakan bisa jadi tujuan akhir dari orang-orang yang sudah mengenal barang haram itu. Sangat memperhatinkan kalau tidak dicegat secara dini ungkapnya.
Untuk itu kata dia lagi, bahwa saatnyalah semua pihak agar selalu waspada dan berhati-hati dalam menjaga pergaualan. Para orang tua hendaknya mengawasi anak-anaknya.
Masyarakat luas perlu memberikan contoh dengan menjauhkan diri dari Narkoba. Olehnya itu harus ada upaya khusus dalam memberantas masalah Narkoba.
Termasuk didalamnya harus dilakukan secara mendadak bagi semua kalangan untuk diperiksa. Artinya kalau hal ini dilakukan setidaknya bisa terdeteksi secara dini bagi penggunanya.
Permasalahan Narloba bukan cuma kewajiban BNN, tapi semua elemen masyarakat untuk berperan serta dalam mengurangi adanya penggunaan dan peredarannya. Untuk itu semua Instansi, Dinas terkait, dunia pendidikan agar terus mengawasi keterlibatan anak didik disekolah. Selain itu kalangan masyarakat biasa dan PNS agar turut serta mengawasinya. Kepala BNN Kota Tarakan terus memberikan aspresiasinya atas segala masukan dari unsur masyarakat. Bahwa kita ingin Kota Tarakan bersih dari Narkoba. Untuk itu bantuan-inilah yg diharapkan agar setidaknya masalah Narkoba bisa teratasi.
BNN selalu membuka diri agar peredaran Narkoba teratasi dengan gerakan dan aksi dilapangan. BNN membentuk berbagai badan atau lembaga yang ada diberbagai tingkatan instansi, termasuk didalamnya kelurahan dan kecamatan, dengan sebuatan gerakan anti Narkoba. Oerangi Narkoba secara dini, jangan biarkan mengakar pada anak-anak dan generasi muda kita. Mari kita tangani secara bersama-sama, kita ingin generasi selamat dan jauh dari Narkoba, beber Kepala BNN Tarakan Hj Dewi.
Kota Tarakan termasuk sudah dalam siaga, berkait dengan peredaran Narkoba. Untuk itu harus ada tindakan tegas terhadap pelakunya. Tidak boleh kalau hanya dilakukan pembinaan dan rehabilitasi saja. Sekarang harus ada sangsi hukum berat bagi penggunanya, biar jerah, tandasnya. (Kdr)
0 komentar :
Posting Komentar